MUSIM IKAN DAN STABILITAS EKONOMI RUMAH TANGGA NELAYAN
DOI:
https://doi.org/10.61553/abjoiec.v4i01.479Keywords:
Musim Ikan, Stabilitas Ekonomi Rumah Tangga, Nelayan Skala Kecil, PLS-SEM, Ketahanan NafkahAbstract
Ketergantungan nelayan skala kecil pada ketersediaan sumber daya laut menyebabkan pendapatan rumah tangga mudah berubah mengikuti musim, tetapi kajian pada tingkat desa lebih sering menggambarkan perubahan pendapatan dan strategi adaptasi secara deskriptif. Pengujian hubungan musim ikan dan stabilitas ekonomi sebagai dua konstruk laten, beserta besarnya hubungan dan daya prediksi model, masih terbatas dalam literatur yang menjadi rujukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan musim ikan dengan stabilitas ekonomi rumah tangga nelayan di Desa Mojosari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan PLS-SEM karena kedua konstruk diukur melalui beberapa indikator dan analisis diarahkan pada estimasi hubungan prediktif. Data survei diperoleh dari 50 nelayan aktif yang dipilih dengan simple random sampling dari populasi sekitar 100 nelayan. Hasil menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara musim ikan dan stabilitas ekonomi (β = 0,899; t = 28,647; p < 0,001), dengan R² = 0,809, f² = 4,236, dan Q² = 0,553. Secara ekonomi, musim yang mendukung penangkapan berkaitan dengan kesinambungan arus pendapatan, kemampuan memenuhi konsumsi, dan pembentukan cadangan rumah tangga. Temuan memperkuat perspektif livelihood bahwa kerentanan musiman memengaruhi hasil ekonomi nelayan serta menegaskan kebutuhan diversifikasi nafkah, informasi musim, dan penguatan cadangan keuangan. Namun, validitas diskriminan belum sepenuhnya terpenuhi berdasarkan kriteria Fornell–Larcker, sehingga besarnya hubungan perlu ditafsirkan secara hati-hati.



